ROHIL- Tokoh muda pemerhati pendidikan Rokan Hilir, Muzakir SE, merespons positif sekaligus mengapresiasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Apresiasi dan dukungan, terkait penambahan bangunan 5 gedung di SMA Negeri 05 Tanah Putih, Rokan Hilir (Rohil), yang menonjolkan desain lebih modern dan kokoh dengan arsitektur bernuasa budaya lokal setempat.
“Itu semua merupakan inovasi sarana dan prasarana di sektor pendidikan. Hal ini sekiranya ke depannya kelak akan lebih menjadikan pembaruan. Kita sebagai masyarakat sangat mendukung dengan adanya penambahan gedung di SMA 05 Tanah Putih ini," kata Muzakir SE.
Muzakir menilai dengan adanya pembangunan gedung sekolah di daerah terpencil seperti ini sangat memudahkan jarak tempuh ke sekolah bagi putra putri di Tanah Putih untuk mendapatkan pendidikan yang layak.
“Dengan adanya penambahan 5 gedung lagi di SMA Negeri 05 ini, tentunya akan memudahkan anak-anak untuk belajar. Setiap pembangunan sarana pendidikan perlu kita dukung, karena sangat membantu putra putri kita dalam menimba ilmu. Selaku masyarakat Tanah Putih, saya tetap mendukung dengan pembangunan SMA Negeri 05 ini," terang Muzakir lagi.
Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 05 Tanah Putih, Dedi Irawan SPd MPd ketika ditemui awak media mengatakan, dirinya sangat berterima kasih kepada masyarakat Tanah Putih yang telah memberikan apresiasi terhadap pembangunan tambahan 5 gedung di SMA Negeri 05.
"Pertama sekali saya selaku kepala sekolah SMAN 05 mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Tanah Putih yang telah memberikan apresiasi atas pembangunan 5 gedung baru di SMAN 05 ini. Mudah-mudahan dengan adanya penambahan 5 gedung baru ini bisa mempermudahkan anak-anak dalam menuntut ilmu," ujar Dedi Irawan SPd MPd.
Terkait isu miring bahwa pembangunan 5 gedung baru SMAN 05 Tanah Putih tidak sesuai bestek, Dedi Irawan terlebih dahulu meminta maaf kepada masyarakat bahwa beberapa waktu lalu dirinya ada kegiatan yang tidak bisa ia tinggalkan, sehingga dirinya tidak sempat mengontrol langsung ke lokasi pembangunan.
Namun sekarang tampak di lokasi pekerjaan sudah diperbaiki sesuai dengan bestek yang ada, malah lebih bagus lagi.
"Semua yang diduga ada permasalahan langsung saya perbaiki. Karena sekolah ini untuk anak-anak kita kedepan. Saya selaku penanggungjawab pembangunan akan menyelesaikan gedung ini sesuai dengan bestek," ujar Dedi.
Ia juga menerangkan, pada tahun 2025 ini, untuk pembangunan gedung sekokah tidak lagi dilakukan oleh perusahan atau PT. Sekarang pembangunan langsung oleh pihak sekolah selaku penanggungjawab. Untuk para pekerja, Dedi lebih memilih masyarakat setempat.
"Bisa cek langsung ke lokasi pembangunan. Semua sudah saya perbaiki dengan baik dan sesuai dengan besteknya. Kalau pekerjanya hampir semua masyarakat sekitar sekolah. Saya mengutamakan masyarakat di sini yang bekerja," jelasnya.
"Dalam pembangunan gedung ini saya sudah bermusyawarah, baik dengan tokoh masyarakat, komite sekolah dan para ahli-ahli pembangunan. Kedepan saya terus berkoordinasi dengan tokoh-tokoh masyarakat terkait pembangunan gedung baru SMAN 05," tambah Dedi Irawan.***