Cloud Hosting Indonesia

Perbaikan Jalan Rusak Akibat Pekerjaan Penanaman Pipa Gas PGN di Dumai Terkesan Lamban

 


DUMAI, IndentNews.com - Perbaikan jalan rusak akibat pekerjaan penanaman pipa gas PGN di Kelurahan Tanjung Palas, Dumai terkesan lamban.

Ketua LPMK Kelurahan Tanjung Palas, Rifai Hasby membenarkan lambannya perbaikan jalan yang rusak akibat pekerjaan penanaman pipa gas PGN tersebut, Minggu (5/12).

"Banyak titik pembobokan dan penggalian di Kelurahan Tanjung Palas belum dirapikan semula, memang buat resah mata memandang dan menganggu pengguna jalan," ujar Rifai kepada awak media.

Pekerjaan penanaman pipa gas PGN tersebut, lanjut Rifai, sudah berjalan lebih kurang 1 tahun, ia menduga pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan SOP.

“Lebih Kurang 1 tahun pekerjaan penanaman pipa Gas PGN yang dikerjakan oleh pihak PT Norel tidak kunjung selesai, penanaman pipa Gas yang diduga tidak sesuai SOP," jelasnya.

"Banyak masalah yang terjadi, baik dari kebocoran di bulan sebelumnya dan lambanya penutupan kembali bekas pembobokan dan penggalian dibahu jalan maupun badan jalan yang sebelumnya semenisani belum di-cor kembali, ini sangat menganggu akses mayarakat,” tambah Rifai.

Project Manager PT Norel, Rufizal, ST ketika dihubungi awak media mengatakan bahwa untuk rekondisi, PT Norel meminta pihak ketiga termasuk Karang Taruna untuk mengerjakan.

"Pekerjaan tersebut sudah dilakukan, kemungkinan ada yang amblas atau belum tertimbun, biar kami pastikan lagi kondisi terkini di lapangan," ujar Rufizal.

Dan terkait bahu jalan dan badan jalan yang terkena pembobokan penggalian pekerjaan yang sebelumnya di-semenisasi dan di-aspal, lanjut Rufizal, pihaknya akan segera memperbaiki kembali.

Menanggapi itu, Ketua LPMK Tanjung Palas, Rifai meminta agar pihak terkait secepatnya memperbaiki kerusakan jalan tersebut.

"Kita minta untuk secepatnya dikerjakan, karena sudah mau masuk tahun 2022, masih banyak yang berlobang dan rusak akibat pekerjaan penanaman pipa gas PGN tersebut," tegas Rifai.

"Kita berharap agar hal ini menjadi prioritas, karena gas sudah mulai masuk ke masyarakat, kita takutnya nanti sudah ditimbun dan tidak dicor semua, kendaraan roda 4 akan terperosok dan terganggunya aliran gas ke masyarakat," pintanya. (edo)

Lebih baru Lebih lama

Classic Header

ads2

Cloud Hosting Indonesia